MAHASISWA: KREATIF DAN EDUKATIF

Indri Iriana Putri, Fakultas Peternakan dan Pertanian 2016Aristotle pernah berkata “The roots of education are bitter, but the fruit is sweet” yang artinya “Akar dari pendidikan itu pahit, tapi buahnya manis”. Sejujurnya, belajar memang terkadang pahit. Bagaimana tidak? Sebagian dari kita mungkin harus menyalakan lampunya sampai lewat jam 12 malam. Sebagian lagi hanya mengulas sedikit, namun seperti sudah terpatri di otak. Percayalah, jam-jam yang dihabiskan untuk belajar tidak akan sia-sia. Bahkan mungkin kita harus mengeluarkan uang, tenaga, pikiran, dan waktu kita untuk belajar. Namun jika hasilnya memuaskan dan sudah paham, seperti tidak ada alasan lagi untuk bermuram bukan

Konsep belajar juga mempengaruhi paham atau tidaknya kita. Banyak universitas di luar negri yang sudah menerapkan konsep active learning dalam pembelajarannya. Artinya, bukan hanya duduk diam dan mendengarkan celotehan sang dosen. Mahasiswa juga harus berani bertukar pikiran dengan dosen. Di Indonesia sendiri sudah mulai menerapkan konsep tersebut. Mahasiswa tidak lagi seperti penonton bioskop; duduk, menonton, tidak boleh berisik, dan tidak boleh buang sampah sembarangan. Mahasiswa harus bisa mengacungkan tangan dan bertanya, mahasiswa juga harus bisa menjelaskan apa yang dirinya pahami dan tidak pahami, serta mahasiswa juga mempunyai hak untuk mengingatkan jikalau ada kekeliruan.

Konsep active learning seolah mengasah otak kita menjadi lebih tajam. Selain dengan konsep ini, mahasiswa juga bisa otak dengan mengikuti berbagai kegiatan organisasi serta unit kegiatan mahasiswa (UKM). Selain menambah relasi dari program studi lain, mahasiswa juga bisa melatih soft skill. Selain mendapatkan ilmu dari program studi yang digeluti, mahasiswa juga bisa menambah ilmu lain yang mungkin tidak dipelajari di program studinya. Sebagai contoh, mahasiswa Hukum mengikuti UKM kesenian. Ada keseimbangan antara otak kanan dan otak kiri. Otak kiri berisikan hal-hal yang berhubungan dengan logika sementara otak kanan berhubungan hal-hal yang berhubungan dengan kreatifitas.

Berbicara mengenai kreatifitas, seorang mahasiswa tentunya dilatih untuk menjadi kreatif. Pada saat kuliah kerja nyata atau KKN, mahasiswa diharuskan membuat suatu program yang nantinya akan meningkatkan kesejahteraan dari desa tempat KKN berlangsung. Mahasiswa akan

mencari pokok masalah pada desa tersebut, dan membuat program yang nantinya bisa menjadi pilihan untuk jalan keluar dari masalah yang ada. Selain dengan KKN, kreatifitas bisa didapatkan dari salah satu mata kuliah. Di Universitas Diponegoro ada mata kuliah wajib bernama Kewirausahaan. Mata kuliah ini seperti mendorong mahasiswa untuk bisa menciptakan lapangan kerja, bukan hanya mencari lapangan kerja. Tentunya selain memberi nilai kreatif, mahasiswa tetap mendapatkan edukasi. Mata kuliah ini bisa menjadi wadah uji coba untuk mahasiswa yang nantinya ingin berkreasi sendiri, tanpa aturan-aturan yang mengikat selayaknya yang ada pada perusahaan. Mahasiswa bisa bebas melakukan hal apapun sesuai dengan kemauan dan kemampuannya, selama masih dalam batas wajar.

Memang berwirausaha dan berperilaku kreatif terkadang rentan dengan kegagalan dari berbagai faktor. Oleh karena itu, pengedukasian diperlukan sebelumnya untuk mencegah kegagalan. Artinya sebelum terjun dalam berwirausaha, mahasiswa harus paham atas konsekuensi terhadap apa yang akan dilakukan dan bagaimana menanganinya. Kembali lagi ke dalam pembelajaran di bangku kuliah. Mahasiswa dituntut untuk sabar, terlebih jika dosen terlambat. Mahasiswa dilatih untuk tepat waktu, seperti mengumpulkan tugas yang diberi oleh seorang dosen killer. Mahasiswa diajarkan untuk berfikir kritis dan ikhlas, seperti saat diberi tugas kelompok dengan orang-orang yang bermacam sifatnya. Memang untuk mencapai keberhasilan, mahasiswa harus melewati banyak rintangan. Terkadang, rintangan tersebut menyakitkan, menyedihkan, serta pahit. Seperti kata Aristotle, “The roots of education are bitter, but the fruit is sweet”.

Ayo Vote Disini

Click on a star to rate it!

Average rating 4.1 / 5. Vote count: 139

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *