Pendidikan Indonesia Edukatif dan Kreatif? Benarkah?

Hidayatul Illahi Putri, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 2016- Pendidikan, suatu hal kewajiban yang harus dilakukan oleh anak – anak negeri. Pendidikan bertugas memberikan ilmu pada penerus masa depan bangsa. Tapi apakah penerus masa depan bangsa ini menginginkan pendidikan?. Zaman sekarang pendidikan hanya ajang berkompetisi dengan yang lain. Padahal tujuan utama pendidikan adalah menggali ilmu sedalam – dalamnya. Tapi pemikiran orang tua sekarang tidak berkata seperti itu. Asalkan anaknya lulus dan mendapat nilai bagus tidak apa – apa. Namun, apakah mereka tidak berfikir bahwa itu akan menimbulkan pikiran pada anak – anak nya kalau dengan nilai bagus akan membahagiakan orang tua. Ya. Memang dengan nilai bagus bisa, tetapi dengan cara yang wajar pula. Karena pemikiran seperti itu anak akan menghalalkan segala cara demi mendapatkan nilai yang bagus bukan demi mendapatkan ilmu. Jadi, apakah pendidikan di Indonesia itu bisa kita sebut edukatif? Mungkin beberapa sekolah bisa kita sebut edukatif, tetapi yang kita lihat di waktu sekarang ini, pengajar mengajar para pelajar hanya karena formalitas dan kewajiban yang menuntut mereka. Sudah jarang pendidikan yang berbasis “edukatif” tapi sudah “formatif”. Jika pendidikan Indonesia ini sudah tidak edukatif maka apakah akan tetap menimbulkan kreatif? Tidak. Karena anak – anak belajar karena tuntutan bukan keinginan. Anak – anak dituntut untuk mendapatkan nilai bagus, lulus, dan gelar. Tapi semua itu kebanyakan hanya sebagai pemenuhan syarat untuk mendapatkan pekerjaan dan itu dengan biaya yang tidak murah. Orang tua rela mengorbankan biaya besar demi “gelar” anaknya bukan “ilmu”. Kita sebagai anak muda penerus bangsa memiliki peran besar dalam membawa pendidikan Indonesia ke arah yang lebih baik. Kita masih ada kesempatan untuk merubahnya. Jadi, jangan patah semangat dalam berkarya. Jangan jadikan pendidikan kita ini menjadi ajang kompetisi ataupun sekedar pemenuhan kewajiban. Tetapi sebagai wadah untuk menggali ilmu lebih dalam lagi. Dan galilah ilmu itu sesuai dengan minat hatimu. Karena kalau tidak dengan keikhlasan hati, ilmu itu tidak akan datang pada kita. Tetap semangat pemuda Milenial demi Indonesia yang lebih maju.

Ayo Vote Disini

Click on a star to rate it!

Average rating 3.9 / 5. Vote count: 35

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *